Cerita Bola - Eks pelatih interim Manchester United Ralf Rangnick mengaku ia langsung paham semua masalah Setan Merah hanya dalam tempo dua pekan usai menghuni Old Trafford.
MU tak kunjung tampil mengesankan di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Ia akhirnya dipecat pada November 2021.
Man United kemudian menunjuk Ralf Rangnick sebagai pelatih interim. Pria asal Jerman itu diproyeksikan menukangi MU sampai akhir musim. #SeputaranBola
Setelah itu ia akan turun dari jabatan tersebut. Rangnick rencanana masih akan bertahan di Old Trafford sebagai konsultan.
Awalnya performa MU cukup oke. Namun kemudian Setan Merah mulai tampil ambyar dan banyak kritikan dialamatkan pada United.
Pada akhirnya MU cuma bisa finis di posisi enam klasemen akhir EPL 2021/2022. Setelah itu Rangnick ternyata tak melanjutkan kariernya di United.
Saat masih di Old Trafford, Rangnick sempat menyebut MU tertinggal 'enam tahun' dari Liverpool. Dan untuk bisa mengejar ketertinggalan itu United harus belanja banyak pemain.
Ia pun tahu apa solusi mengatasi masalah tersebut. Tapi Ia mengisyaratkan bahwa manajemen MU tampaknya tak memberikannya lampu hijau untuk bisa mengatasi masalah tersebut secara tuntas.
“Sebagai pelatih atau direktur olahraga, ini tentang kemampuan untuk mengembangkan berbagai hal dan meminimalkan faktor peluang sebanyak mungkin. Bahwa Anda mengembangkan tim ke arah di mana Anda menggunakan kontrol permainan dan jenis sepak bola tertentu untuk menciptakan peluang yang jauh lebih banyak daripada yang Anda izinkan untuk dimiliki lawan," kata Rangnick kepada Der Standard. #CeritaBola07
“Manchester United tidak akan membutuhkan enam bulan untuk melakukan itu. Setelah hanya dua minggu, jelas bagi saya di mana masalahnya dan apa yang harus dilakukan untuk memperbaikinya – tetapi pertanyaannya adalah apakah Anda memiliki pilihan untuk mengubahnya hal-hal ini," tuturnya.
Setelah itu ia akan turun dari jabatan tersebut. Rangnick rencanana masih akan bertahan di Old Trafford sebagai konsultan.
Performa Rangnick
Harapan besar disematkan pada pundak Ralf Rangnick. Apalagi ia diklaim sebagai 'Bapak Gegenpressing.'Awalnya performa MU cukup oke. Namun kemudian Setan Merah mulai tampil ambyar dan banyak kritikan dialamatkan pada United.
Pada akhirnya MU cuma bisa finis di posisi enam klasemen akhir EPL 2021/2022. Setelah itu Rangnick ternyata tak melanjutkan kariernya di United.
Saat masih di Old Trafford, Rangnick sempat menyebut MU tertinggal 'enam tahun' dari Liverpool. Dan untuk bisa mengejar ketertinggalan itu United harus belanja banyak pemain.
Paham Masalah MU
Ralf Rangnick kemudian berbicara soal pengalamannya di Manchester United. Ia mengatakan dirinya sudah paham semua masalah di Old Trafford hanya dalam waktu dua pekan saja. #BeritaBolaTerkiniIa pun tahu apa solusi mengatasi masalah tersebut. Tapi Ia mengisyaratkan bahwa manajemen MU tampaknya tak memberikannya lampu hijau untuk bisa mengatasi masalah tersebut secara tuntas.
“Sebagai pelatih atau direktur olahraga, ini tentang kemampuan untuk mengembangkan berbagai hal dan meminimalkan faktor peluang sebanyak mungkin. Bahwa Anda mengembangkan tim ke arah di mana Anda menggunakan kontrol permainan dan jenis sepak bola tertentu untuk menciptakan peluang yang jauh lebih banyak daripada yang Anda izinkan untuk dimiliki lawan," kata Rangnick kepada Der Standard. #CeritaBola07
“Manchester United tidak akan membutuhkan enam bulan untuk melakukan itu. Setelah hanya dua minggu, jelas bagi saya di mana masalahnya dan apa yang harus dilakukan untuk memperbaikinya – tetapi pertanyaannya adalah apakah Anda memiliki pilihan untuk mengubahnya hal-hal ini," tuturnya.
